UMY Ambil Langkah Tegas Terkait Dugaan Pelecehan oleh Oknum Dosen Farmasi
Wargaplus62-Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengeluarkan pernyataan resmi menyusul munculnya dugaan pelecehan yang diduga melibatkan seorang dosen dari Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK).
Dalam keterangan yang ditandatangani Rektor UMY, Achmad Nurmandi, pihak kampus menyampaikan keprihatinan atas laporan tersebut sekaligus menegaskan komitmen untuk memberikan perlindungan kepada korban. UMY juga memastikan pendampingan psikologis akan disediakan serta menjamin kerahasiaan identitas korban maupun pihak yang memberikan informasi terkait kasus tersebut.
Sebagai bagian dari proses penanganan, universitas telah mengaktifkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) untuk melakukan penyelidikan. Tim tersebut bertugas menghimpun keterangan secara objektif berdasarkan fakta serta menelusuri kemungkinan adanya laporan lain yang memiliki keterkaitan dengan dugaan kasus serupa.
Selama proses pemeriksaan berlangsung, UMY memutuskan untuk memberhentikan sementara dosen yang bersangkutan dari seluruh aktivitas akademik maupun nonakademik. Kebijakan tersebut diberlakukan hingga investigasi selesai dan keputusan akhir ditetapkan sesuai dengan aturan serta prosedur yang berlaku di lingkungan universitas.
Pihak kampus menegaskan akan menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai mekanisme yang berlaku, dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemeriksaan.
