Kurniati dan Bimo Klarifikasi Isu Pasangan Sesama Jenis, Tunjukkan Buku Nikah

0
Two men hold up red and black marriage books for a photo in an article about same-sex couples' marriage clarity.

Wargaplus62 – Kurniati dan Bimo mendadak menjadi perbincangan di media sosial setelah banyak warganet mengira mereka merupakan pasangan sesama jenis. Dugaan tersebut muncul karena penampilan Kurniati yang bergaya tomboi dan kerap disalahartikan oleh publik.
Perhatian terhadap pasangan ini bermula dari sejumlah video yang mereka unggah di akun TikTok @haloakuniahhh. Penampilan Kurniati memicu berbagai komentar hingga muncul spekulasi mengenai hubungan keduanya.
Merasa kabar yang beredar semakin meluas, Kurniati dan Bimo akhirnya memberikan klarifikasi melalui media sosial. Dalam unggahan tersebut, mereka memperlihatkan buku nikah beserta cincin pernikahan sebagai bukti bahwa keduanya merupakan pasangan suami istri yang sah.
“Heran aja sama orang yang bilang kita pasangan sesama. Logikanya aja kita bisa nikah sah di Indonesia,” tulis akun TikTok mereka.
Kurniati, yang akrab disapa Nia, juga mengungkapkan bahwa gaya berpakaiannya bukan tanpa alasan. Ia menjelaskan pernah mengalami pengalaman traumatis sebelum menikah, sehingga memilih mengubah penampilannya sebagai cara untuk memberikan rasa aman bagi dirinya sendiri.
Nia mengaku cukup terpukul dengan berbagai komentar negatif yang diterimanya. Meski telah terbiasa menghadapi penilaian orang lain sejak kecil, ia berharap masyarakat tidak terburu-buru menghakimi tanpa mengetahui latar belakang seseorang.
Dalam aktivitas sehari-hari, penampilan Nia juga sering menimbulkan kesalahpahaman. Ia mengaku beberapa kali disangka sebagai laki-laki ketika berada di tempat umum, termasuk saat menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL). Pengalaman tersebut bahkan sempat dibagikannya melalui media sosial sebagai bagian dari kisah hidup yang ingin ia ceritakan kepada para pengikutnya.
Kini, klarifikasi yang disampaikan pasangan tersebut diharapkan dapat meluruskan berbagai spekulasi yang sempat beredar, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih bijak sebelum memberikan penilaian terhadap penampilan seseorang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *